PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KS) secara resmi membuka
Program Pelatihan Kejuruan Teknik (Technical Vocational Training) Angkatan IV
Tahun 2013/2014, di Gedung Serbaguna HCT&ET PT KS Cilegon, Rabu (6/2),
kemarin. Program pelatihan yang merupakan kerja sama antara KS dengan PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) itu, ditujukan untuk mempersiapkan tenaga
kerja yang terampil, berwawasan dan memiliki sikap mental profesional. Hadir
dalam acara tersebut Ditjen Binalatas Kemenakertrans RI, Kunjung Masehat, Ketua
Komisi I DPRD Cilegon M. Tahyar, Kadisnaker Kota Cilegon Taufiqurrahman,
Direksi PT KS dan Direksi Bank Mandiri.Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) & Umum PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dadang Danusiri, mengatakan, program pelatihan kejuruan teknik merupakan bukti kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kepedulian itu, terutama dalam pengentasan pengangguran.
“Program Pelatihan Kejuruan Teknik Angkatan IV Tahun 2013/2014, akan berlangsung selama setahun sampai 05 Februari 2014. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian KS dan Bank Mandiri, dalam meningkatkan kualitas skill dan kompetensi angkatan siap kerja di Indonesia, khususnya kawasan Cilegon dan Banten,” ujar Dadang. Hal tersebut juga diungkapkan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok.
“Pelatihan ini merupakan realisasi komitmen Bank Mandiri dan Krakatau Steel
dalam mengembangkan keterampilan generasi muda Indonesia. Dengan demikian, akan
dapat mendukung program pemerintah dalam menciptakan tenaga kerja profesional
dan menjadi solusi penanganan pengangguran di Tanah Air,” tegas Fransisca.
Sementara Ditjen Binalatas Kemenakertrans RI Kunjung Masehat sangat mengapresiasi kegiatan ini. “PT KS merupakan kebanggaan Kementerian kami. Pada forum-forum resmi selalu kami sampaikan bahwa PT KS telah melakukan peningkatan kompetensi generasi muda Indonesia. Hal itu, perlu kami sampaikan agar banyak perusahaan lain ikut jejak tersebut,” jelas Kunjung.
Hal serupa juga dikatakan Kadisnaker Kota Cilegon, Taufikurahman. Taufik mengaku, sangat mengapresiasi kegiatan Vocational Training. Pasalnya, akan dapat mambantu mengurangi pengangguran di Cilegon yang sekarang turun sekitar 6,8% dari 18,28% tahun 2010 menjadi 13,14% di 2013.
Di tempat yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon M. Tahyar,menganggap program ini sebagai jalan keluar bagi kesulitan di Kota Cilegon.
“Program ini merupakan ide yang sangat cerdas. Kami telah menjadikan ini
sebagai contoh, untuk industri-industri lain di Kota Cilegon. Ke depan bukan
tidak mungkin APBD Kota Cilegon dapat dialokasikan khusus untuk membantu
program ini. PT KS saja bisa masa Pemkot Cilegon tidak bisa,” terang Tahyar.
Program Pelatihan Kejuruan Teknik (Technical Vocational Training) Angkatan IV ini diikuti oleh 150 siswa lulusan SMA, SMK dan MA dan atau sederajat. Peserta pelatihan terdiri dari 138 pria dan 12 wanita. Sebagian besar peserta pelatihan berasal dari Provinsi Banten, sebanyak 144 peserta. Sisanya berasal dari beberapa provinsi seperti Banda Aceh, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan dan Ambon.
Untuk di ketahui, Proses rekrutmen peserta program Vocational Training, dilakukan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Provinsi Banten dan Direktorat Jenderal Binalatas Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia untuk peserta dari luar Pulau Jawa. Program pelatihan dibagi ke dalam tiga bidang, yaitu Bidang Perawatan, Bidang Operasi Pabrik dan Sekretaris(PENDI GS)


0 Komentar