JAKSA KEJARI CILEGON DI TES URINE

Untuk mengawasi peredaran narkoba, jaksa di Kejaksaan Negeri Cilegon, , dites urine. Semua staf kejari diambil sampel Urine nya, termasuk juga Kajari cilegon Reda Mantovani. Tes urine dilakukan usai apel terhadap 25 jaksa, Senin (14/1/2013) sekitar jam 09.00 WIB. Kajari mendapat giliran pertama. Didampingi petugas dinas kesehatan, ia masuk toilet, lalu keluar dengan membawa sampel urine. Sampel tersebut lalu diserahkan ke Ketua GANNAS Banten, Aryo Maulana. Tes urine kepada jaksa di kejari cilegon ini juga bekerjsama dengan dinas kesehatan cilegon, "Pemberantasan penggunaan dan peredaran gelap narkoba harus dimulai dari aparat penegak hukum. Tujuannya agar masyarakat percaya kepada penegak hukumnya," jelas Aryo. Sementara, Menurut Reda Mantovani jika ada jaksa yang terbukti positif narkoba, maka pihaknya tidak segan-segan melaporkan ke Jamwas. Dia berharap semua jaksa mengikuti tes tersebut. "kalo memang ada yang positif narkoba yah saya laporkan,dan harus di proses hukum" Usai tes urine, para jaksa kembali bekerja seperti biasa. Sementara, petugas dinas kesehatan dan aktivis GANNAS memproses sampel-sampel tersebut.
Tags:

0 Komentar

Leave a Reply