BONDAN & FADE2BLACK - RESPECT & UNITY FOR ALL ( Sony Music Indonesia )

Bulan Mei 2012 Bondan & Fade 2 Black meluncurkan album terbarunya yang bertajuk Respect & Unity For All (RUFA). Menarik menyimak judul album ini karena merupakan penggabungan dari judul album Respect (2005), Unity (2007), dan For All (2010).

“Pilihan judul ini terlahir dari spirit bahwa jika setiap individu saling menghargai (respect), maka akan menimbulkan persatuan, dan pada akhirnya manfaatnya akan dinikmati oleh kita semua,” ungkap Bondan Prakoso.

Di album yang ke-4 ini, tampak jelas kesolidan antara Bondan dan Fade2Black. Bondan  masih setia bertindak multi tasking sebagai produser, arranger, vokalis, dan pembetot bass. Sedangkan Fade 2 Black yang digawangi oleh Tito A.K.A Titz, Ari A.K.A Santoz, dan Eza A.K.A Lezzano lebih fokus pada penggarapan lirik. Berkolaborasi sejak tahun 2004, baik Bondan maupun Fade2Black merasa bahwa mereka semakin kompak. Spirit dan misi mereka dalam bermusik juga lebih fokus.

ANTI KEMAPANAN
Bukan Bondan dan Fade2Black namanya jika tidak menghadirkan pesan-pesan sosial dalam setiap lagunya. Setiap denyutan musiknya, setiap lirik yang mereka sampaikan, adalah reprensentasi dari kecamuk hati mereka berempat atas carut marut kondisi


sosial yang ada. Juga ‘gugatan’ mereka atas segala hal yang bersifat komunal, sehingga identitas jati diri nyaris terabaikan.

Dibuka dengan track berjudul Respect & Unity For All (RUFA), sergapan elemen musik rock langsung dirasakan. Lagu ini adalah medley dari tiga lagu yaitu Respect, Unity, dan For All yang diaransemen ulang dengan lebih segar dan  sarat dengan energi yang meluap-luap.

Selanjutnya adalah lagu berjudul Tak Terkalahkan. Nomor dance yang dibesut dalam musik up tempo. Tak salah jika lagu ini dipilih sebagai single jagoan pertama. Ramuan musik dance, rock, dan new wave mendominasi lagu ini. Liriknya nyaris tanpa cela untuk menempel cepat di telinga....”Kau yang disana yang berjiwa lemah/mendekat padaku!/ Raih tanganku !/ Karena kusini pantang menyerah / bersatu kita kuat, bersama kita hebat dan tak terkalahkan…..

Setelah melampiaskan energi dalam lagu yang meluap-luap, saatnya untuk rileks dalam nomor ballad bertajuk Tak Sempurna. Liriknya merupakan ajakan untuk bersikap realistis dan positif terhadap hidup. Bahwa ketidaksempurnaan itu adalah jamak adanya, tidak perlu dihindari, tetapi justru diapresiasi.

Tak terhitung jumlahnya lagu yang didedikasikan untuk sosok satu ini. Kasih sayangnya yang tidak bersyarat menginspirasi Bondan & Fade2Black untuk membuat sebuah lagu. Yah, Pelita Hidup adalah bentuk respect tertinggi untuk para ibu dimanapun berada. Sarat dengan irama musik jazz / fussion, lagi ini mengalir dengan apik.

Selanjutnya BF2B melaju dengan musik bernafas brit rock dalam lagu Manusia Sejuta Perkara, yang bercerita tentang segala polah manusia dengan semua permasalahan yang ada. Masih dalam tempo medium, track berikutnya adalah Cahaya Sejati yang pekat dengan elemen modern rock dan funk.



BF2B melihat bahwa kehidupan ini bisa diibaratkan layaknya video game, dimana setiap episode kehidupan ada tingkat kesulitannya. Dari situlah mereka terinspirasi untuk menciptakan lagu berjudul Game of Life,  yang musiknya dibesut dalam irama hip hop dan funk.

Di track berikutnya ada Game of Life, sebuah lagu bergenre hip-hop yang merupakan original track dari Fade2Black, yang kemudian diaransemen ulang oleh Bondan Prakoso, sehingga alunan irama musik funk tedengar sangat kental. Didalam lirik lagu ini, kehidupan diibaratkan seperti bermain video game. Setiap episode kehidupan ada tingkatan kesulitan yang berbeda-beda.

Puas dengan hingar bingar musik rock, kini telingat dimanjakan dengan alunan musik lembut bernuasa bosanova dalam lagu It’s Not Goodbye, yang merupakan adapatasi dari lagu lawas mereka berjudul Last But Not Least. Lagu ini menjadi jeda sesaat sebelum akhirnya BF2B menghentak lagi lewat nomor berjudul Bring It, yang sarat dengan irama funk rock dengan beat yang groovy.

Dan akhirnya setelah semua musik tersaji sempurna, album ini ditutup dengan sebuah lagu berjudul Home, sebuah komposisi sederhana bernuansa dark dan gloomy namun pekat dengan filosofi. Bagi B2FB, tidak ada yang abadi di dunia ini. Tidak ada kesenangan yang abadi, demikian juga dengan kesusahan. Dan pada akhirnya, pada waktunya nanti, semuanya akan berakhir. Kembali ke rumah keabadian.
Tags:

0 Komentar

Leave a Reply